Jajak Pendapat

Bagaimana tampilan website ini
 

Login Form






Kata Sandi hilang?
Belum terdaftar? Daftar

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday19
mod_vvisit_counterYesterday31
mod_vvisit_counterThis week251
mod_vvisit_counterThis month155
mod_vvisit_counterAll16356
Visitors Counter 1.0.2
Kampus STMIK Binamulia Terbakar PDF Cetak E-mail
Ditulis Oleh Mohamad Affan   
Thursday, 06 December 2007
PALU- Kampus Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Bina Mulya (BM) Palu yang beralamat di Jalan Suprapto, kemarin (5/12) siang terbakar. Meski tidak ada korban jiwa, namun peristiwa ini mengakibatkan kerugian yang ditaksir mencapai miliaran rupiah. Beruntung, api yang menghanguskan satu gedung itu tidak sampai merembet ke gedung lantai tiga, ke gedung perkuliahan baru dan kantor yang berada di sampingnya.
Kantor yang terbakar habis adalah gedung di sebelah utara gedung utama kampus tersebut. Gedung itu selama ini digunakan untuk perkuliahan, koperasi dan beberapa sekertariat lembaga kemahasiswaan.
 
Peristiwa yang menggemparkan dan menyita perhatian warga ini terjadi sekitar pukul 11.00 Wita. Saat itu perkuliahan sedang berlangsung. Tiba-tiba dikejutkan dengan bunyi ledakan di lantai dua. Setelah dicek, ternyata api sudah mulai membakar isi salah satu ruangan di lantai dua
 
Dalam peristiwa yang tidak terduga tersebut, tidak ada barang-barang yang sempat diselamatkan. Perabotan, barang-barang berharga, serta dokumen dan arsip penting dalam gedung tersebut habis terbakar termasuk puluhan unit komputer. Data yang diperoleh, sedikitnya 25 unit komputer yang berada di lantai dua hangus terbakar. Jumlah tersebut belum termasuk beberapa perangkat komputer rakitan yang digunakan untuk praktik.

Lima unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan secara estafet untuk memadamkan api. Namun regu pemadam kebakaran tidak bisa berbuat banyak karena saat tiba, kobaran api sudah terlampau besar.
Meski demikian, petugas pemadam kebakaran berhasil mengantisipasi api agar tidak merembet ke gedung lain dan pemukiman warga sekitarnya. Jilatan api yang sempat membakar sebagian atap rumah warga yang berada di sebelah utara, berhasil diatasi petugas.

Peristiwa ini membuat beberapa warga yang berdomisili di sekitar panik. Pantauan koran ini, beberapa warga tampak berkemas untuk mengevakuasi barang-barang berharga miliknya.
 
Kebakaran ini juga mengundang perhatian banyak warga yang hendak melihat peristiwa ini dari dekat. Sangat disayangkan, petugas kepolisian terkesan lambat datang ke TKP dan melakukan pengamanan. Akibatnya warga yang nekat masuk ke areal TKP lebih dekat sulit diantisipasi. Hal tersebut mempersempit ruang gerak petugas PMK untuk menjinakkan api. Police line yang dipasang terlambat dan diabaikan oleh warga.
 
Petugas kepolisian yang datang untuk mengamankan lokasi, sibuk mengendalikan warga. Pengamanan yang dilakukan oleh polisi juga diarahkan pada barang-barang berharga yang dievakuasi keluar.
 
"Kami belum bisa memastikan sebab-sebab kebakaran ini. Demikian halnya jumlah kerugian belum bisa dipastikan," ujar Kabag Ops Polresta Palu AKP R Petit Wijaya SIK saat dimintai keterangan di TKP beberapa saat setelah peristiwa terjadi.
Menurutnya, pihak kepolisan masih membutuhkan penyelidikan untuk mengungkap sebab-sebab kebakaran. "TKP masih kita isolasi dengan memasang police line. Kami masih harus memeriksa sejumlah saksi terlebih dahulu, beberapa alat bukti lainnya juga masih kita himpun untuk kepentingan penyelidikan lebih jauh," ujarnya. (Sumber: Radar Sulten)
 
< Sebelumnya

Photo Random

STMIK BINAMULIA PALU